DEBARKASI MIGAS SUMSEL! POLDА TANGKAP 1,26 JUTA LITER BBM ILEGAL, 50 TRUK RAJAWALI, DAN BUKA JALAN LEGAL BAGI RAKYAT
PALEMBANG || Saluran Rakyat — Sebuah pukulan telak bagi jaringan penjarah energi dan angin segar bagi warga yang ingin berniaga jujur! Di bawah terik matahari UPPKB Kertapati, Palembang (27/7/2026), Polda Sumatera Selatan memamerkan kemenangan besar: menyelamatkan lebih dari 1,26 juta liter kekayaan negara dari lubang gelap, sekaligus membuka pintu kebebasan ekonomi bagi sumur-sumur rakyat yang selama ini terpasung aturan.
DATANYA MENGGEMPARKAN: 96 LUBANG JAHAT DITUTUP, 129 TANGAN JAHIL DIPASUNG
Sepanjang Januari hingga Juli 2026, gempuran polisi tak kenal ampun:
✅ 96 Perkara dibongkar sampai akar
✅ 129 Tersangka diringkus
✅ 50 Armada perang mafia disita: dari mobil penumpang hingga truk tronton raksasa roda sepuluh
✅ 11 Pabrik gelap (illegal refinery) diratakan, selamatkan 125 ribu liter minyak mentah dari pembakaran liar.
"Perkara terus bergerak cepat: 26 berkas P21, 24 Tahap II, sisanya dikejar waktu," lapor Dirreskrimsus dengan tegas.
KAPOLDA: TANGAN KANAN IZINKAN, TANGAN KIRI HANCURKAN
Puncak kebijaksanaan ini hadir dalam Permen 14 Tahun 2025. Kapolda menjelaskan: "Sumur tua dan sumur rakyat tak perlu sembunyi lagi. Bergabunglah lewat Koperasi/BUMD, diverifikasi SKK Migas, dan suplai ke Pertamina—kini halal dan berkah!"
"Tapi bagi mafia yang memeras rakyat dan menolak berdamai dengan hukum, kami keroyok habis-habisan!" tegasnya di hadapan jajaran TNI, Kejaksaan, dan SKK Migas.
SIMBOL KEKUATAN NEGARA DI BUMI SRIWIJAYA
Barisan puluhan truk raksasa dan lautan tumpukan BBM hari ini adalah bukti hidup: Sumsel tak lagi menjadi tempat bermain curang. Polri hadir bukan hanya untuk menangkap, tapi memberi solusi. Di sini, yang ilegal ditumpas, yang jujur dipelihara. Ini adalah wajah baru penegakan hukum: Adil, Tegas, dan Berkeadilan Ekonomi.